Sabtu , 28 Maret 2026

Sifat Dermawan Abu Bakar Ash-Shiddiq

Sifat Dermawan Abu Bakar Ash-Shiddiq

ABU Bakar Ash-Shiddiq adalah orang yang mulia dan terpandang pada masa Jahiliyah. Ia adalah seorang pedagang yang sering melakukan pejalannan ke beberapa negeri. Ia pula terkenal dengan kedermawanannya. Abu Bakar tak pernah bersujud kepada berhala.

Bahkan ketika Nabi ﷺ diutus oleh Allah SWT maka ia pun langsung masuk Islam tanpa keraguan.

Abu Bakar Ash-Shiddiq kemudian ikut berdakwah bersama Nabi ﷺ. Lalu ia mengenalkan ajaran Islam kepada Utsman bin Affan, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Sa’ad bin Abi Waqas dan beberapa tokoh penting dalam Islam lainnya.

Istrinya Qutaylah binti Abdul Uzza tidak menerima Islam sebagai agama sehingga Abu Bakar Ash-Shiddiq menceraikannya. Istrinya yang lain, Ummu Ruman ikut memeluk Islam. Juga semua anaknya kecuali ‘Abd Rahman bin Abu Bakar, sehingga ia dan ‘Abd Rahman berpisah.

Selama masa sakit Nabi ﷺ, dikatakan bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq ditunjuk untuk menjadi imam shalat menggantikannya, banyak yang beranggapan ini sebagai tanda bahwa Abu Bakar akan menggantikan posisinya.

Bahkan setelah Nabi wafat, Abu Bakar Ash-Shiddiq dianggap sebagai sahabat Nabi ﷺ yang paling tabah menghadapi meninggalnya Nabi ini.

Setelah kematian Nabi ﷺ , dilakukanlah musyawarah di kalangan para pemuka kaum Anshar dan Muhajirin di Madinah, yang akhirnya menghasilkan penunjukan Abu Bakar sebagai pemimpin baru umat Islam atau khalifah Islam pada tahun 632 M.

Sifat dermawannya semakin tak terkira.

Satu Abu Bakar Ash-Shiddiq memberikan rakyatnya jatah dari Baitul Mal (kas negara). Ia memberikan hartanya tanpa membedakan.

Hingga sebagian kaum muslimin mendatangi Abu Bakar Ash-Shiddiq dan berkata, “Wahai Khalifah Rasululllah, mengapa engkau memberikan harta pada rakyat tanpa dibeda-bedakan? Padahal diantara mereka ada yang memiliki keutamaan, dan lebih dahulu memeluk Islam.”

Abu Bakar Ash-Shiddiq pun menjawab, “Adapun keutamaan dan lebih dulunya mereka memeluk Islam tidak ada yang mengetahuinya daripadaku. Namun semua itu pahala di sisi Allah. Adapun pembagian jatah penghidupan, maka pembagian yang sama ini lebih baik daripada mengutamakan sebagian kalangan.”

About ners_umkudus_12102018

Check Also

munajatku

بسم الله الرحمن الرحيم أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ …

info sehat

Info Sehat Diabetes dan kolesterol sering berjalan bersama dan saling memengaruhi. Gula darah yang tidak …