Sabtu , 28 Maret 2026

Ansietas Covid 19

Distorsi Kognitif Ansietas gara-gara Virus Corona (Covid19)

 

 

Tsunami informasi yang bergelombang diterima oleh seseorang dapat menyebabkan munculnya distorsi kognitif (pikiran yang irasional) dan berujung pada gangguan kejiwaan yaitu ansietas (gangguan cemas). Ini terjadi pada kasus Virus Corona yang mulai merebak di Indonesia.

Banyak pasien pasien gangguan cemas (ansietas) yang tertrigger oleh kasus ini dan ditemukan adanya distorsi kognitif.

Informasi tentang virus Corona didapatkan dari berbagai media, sifatnya macam macam:

Informasi benar
Informasi salah (hoax)
Informasi berlebihan
Informasi setengah salah setengah benar
Semua informasi yang diterima tersebut menjadi stimulus yang menimbulkan persepsi pikiran kognitif/belief system atau cara seseorang berpikir.

Bagian Otak sangat berperan dalam menerima informasi, ada neurotransmiter (zat kimia otak), hipokampus (memori), serebelum (belajar dan gerakan), amigdala (emosi), ganglia basal (kognitif, belajar, kontrol motorik, memori implisit), lobus frontal (working memory), lobus temporal (memori autobiografi dan rekognisi), lobus parietal (atensi, informasi sensorik, memori jangka pendek) dan lobus occipital (penglihatan dan pengenalan objek).

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi otak dalam menerima stimulus informasi sehingga menyebabkan munculnya DISTORSI, KOGNITIF, atau disebut juga OVERTHINKING, pikiran negatif atau pikiran irrasional.

Model Cara Berpikir Distorsi Kognitif

Ada beberapa model cara berpikir yang tidak rasional /distorsi kognitif / pikiran negatif, yaitu:

Catastrophic
Memikirkan bahwa bahaya virus corona ini lebih buruk dari yang sebenarnya terjadi sehingga menyebabkan ketakutan akan fatalnya penyakit ini yang berlebihan.

Over generalization
Cara berpikir yang menggeneralisasi semua peristiwa adalah sama dari sebuah kejadian spesifik. Muncul pikiran bahwa virus corona ini sudah terjadi setiap tempat dalam lingkungan kita sehingga muncul tindakan reaktif seperti memborong masker dan sembako.

All or nothing thinking
Cara berpikir ‘segalanya atau tidak sama sekali‘. Cara berpikir perfeksionis berlebihan yang tidak menoleransi kesalahan sedikitpun, selalu ingin sempurna. Munculnya kasus Covid-19 di Indonesia adalah kegagalan pemerintah, adanya kematian karena virus corona adalah bukti tim kedokteran Indonesia telah gagal.

Mental Filter
Cara berpikir yang selalu berhasil menemukan sisi negatif dari berbagai peristiwa meskipun sebenarnya banyak sisi positif yang bisa dipikirkan. Hanya memikirkan kasus yang terjadi saja dan kematian yang ditimbulkan dan mengesampingkan fakta bahwa lebih banyak kasus corona yang sudah berhasil disembuhkan.

Should
Cara berpikir yang membuat Anda tidak nyaman, sedih, kecewa, marah karena Anda berpendapat bahwa orang lain seharusnya melakukan apa yang Anda pikirkan. Perasaan frustasi yang disebabkan karena dalam pikiran Anda yang ada adalah: harus…harus…harusnya..

Contoh: Harusnya pemerintah melakukan ini, harusnya di tempat umum ada ini, itu, dll.

Jump to the Conclusion
Cara berpikir loncat, seolah olah Anda sudah tahu apa yang akan terjadi meski belum dijalani.

Contoh: saya sudah mulai batuk batuk. demam, pasti saya sudah kena Corona! Padahal belum tentu demikian.

Semua pikiran yang tidak rasional / distorsi kognitif / pikiran negatif di atas bila terus menerus diulang berkali kali akan menyebabkan terjadi nya RUMINASI (rumination) yang akan mengganggu fungsi otak sehingga menyebabkan munculnya STRESS dan gangguan kejiwaan seperti Cemas / Ansietas dan

Depresi. Berpikir negatif tidak pernah menghasilkan kehidupan yang positif.

Tanda dan Gejala Ansietas

Berikut beberapa tanda dan gejala dari ansietas, antara lain:

Khawatir, gelisah, tidak tenang
Takut mati, takut gila, takut kehilangan control
Tegang, panik, pikiran negative
Nyeri dada, jantung berdebar lebih kencang
Sesak nafas, sulit bernafas, nafas terasa pendek
Sakit kepala, leher, kepala terasa berat/ringan
Mual, muntah, perut kembung, perih, diare
Kesemutan, keringat dingin
Tangan dan kaki terasa lemas, baal
Ketika kita tidak dapat mengontrol apa yang terjadi, kita tetap punya KONTROL terhadap RESPON yang kita berikan.

“Every test in our life makes us bitter or better, every problem comes to make us or break us. The choice is ours whether we become victim or victor.”

Sepertinya berpikir negatif terus menerus bukanlah pilihan yang harus dilakukan karena berbahaya bagi jiwa kita.

Keuntungan Berpikir POSITIF dan RASIONAL/ Anti Ansietas

Mari kita mencoba berpikir POSITIF dan RASIONAL. Mencoba untuk berpikir positif/rasional memiliki banyak keuntungan, yaitu:

Perasaan lebih tenang
Stres menjadi minimal
Imunitas tubuh lebih baik
Tidur lebih nyenyak
Hidup lebih menyenangkan
Harga diri dan percaya diri lebih baik
Kesuksesan lebih dekat
Panjang umur
Bagaimana cara berpikir lebih POSITIF dan RASIONAL?

Kurangi paparan yang berlebihan mengenai informasi virus corona, terutama informasi yang tidak valid/berlebihan, membuat takut.
Berdoa, beribadah, meditasi agar kita menjadi insan yang senantiasa memiliki pikiran positif dalam memandang kehidupan.
Cari dan lakukan hal yang menyenangkan, nikmatilah kehidupan, tertawalah, dan jangan terlalu.
Menerima pikiran negatif, menyadarinya sebagai suatu hal yang alamiah dan mulai merubahnya.
Fokus pada hal – hal yg positif. Saat ada hal yang negatif, cobalah untuk mencari pikiran alternatif positif sekecil apapun itu.
Berolahraga, jalan santai, mendengarkan musik, nonton film, akan menjadi distraksi yang baik untuk pikiran negatif dan tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin (hormon anti stres).
Kelilingi diri kita dengan orang-orang yang memiliki pikiran positif.
Saat Pikiran negatif / distorsi kognitif ini sulit untuk dihilangkan, silahkan untuk berkonsultasi ke profesional kesehatan jiwa seperti Psikiater, Dokter Perawat jiwa, Psikolog, Konselor, dan Pekerja Sosial untuk segera mendapatkan bantuan, seperti terapi CBT (Cognitive behavior therapy) untuk merubah pikiran dan perilaku sehingga hidup menjadi lebih TENANG.

Referensi: SehatPedia Kemkes.go.id.

covid-19psikologi coronapsikologi pandemi covid-19

About ners_umkudus_12102018

Check Also

munajatku

بسم الله الرحمن الرحيم أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ …

info sehat

Info Sehat Diabetes dan kolesterol sering berjalan bersama dan saling memengaruhi. Gula darah yang tidak …